banner 320x100 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135

Benang Kusut di Langit Singkawang: Potret Pembiaran Yang Tak Kunjung Usai

Singkawang, Bencana.co.id — Sejumlah kabel yang terlihat menjuntai rendah dan semrawut di beberapa titik wilayah Kota Singkawang mulai menimbulkan keresahan masyarakat. Kondisi tersebut tampak di kawasan Sedau, Pasiran, hingga Jalan Kalimantan, yang diduga berpotensi membahayakan pengendara sepeda motor maupun warga sekitar yang melintas setiap hari.

Di beberapa lokasi, kabel tampak melintang rendah di sisi jalan dan sebagian bahkan terlihat tidak tertata dengan baik. Situasi ini dinilai bukan sekadar mengganggu estetika kota, namun juga berisiko memicu kecelakaan, terutama saat cuaca buruk, hujan deras, maupun ketika kendaraan besar melintas.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Singkawang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pencitraan kota, tetapi juga serius memperhatikan keselamatan dasar warga. Sebab, kabel yang dibiarkan semrawut dalam waktu lama dapat menjadi ancaman nyata yang sewaktu-waktu memakan korban.

“Jangan menunggu ada korban jiwa baru dilakukan penertiban,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

banner 500x350

Selain itu, kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap tata ruang dan utilitas kota. Dalam prinsip penataan ruang perkotaan, keberadaan jaringan utilitas seperti kabel telekomunikasi dan listrik seharusnya memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, estetika, serta kenyamanan masyarakat.

Mengacu pada ketentuan penataan ruang dan penyelenggaraan utilitas umum, pemasangan kabel yang tidak sesuai standar dapat dikenakan sanksi administratif, mulai dari teguran tertulis, pembongkaran, hingga pencabutan izin apabila terbukti melanggar aturan teknis maupun membahayakan kepentingan umum.

Kondisi ini juga patut menjadi perhatian DPRD Kota Singkawang sebagai lembaga pengawas kebijakan daerah. DPRD diharapkan tidak hanya aktif saat pembahasan anggaran dan seremoni pembangunan, tetapi juga hadir mengawasi persoalan-persoalan kecil yang langsung menyentuh keselamatan masyarakat.

Sebab kota yang tertata bukan hanya diukur dari taman yang indah atau lampu kota yang terang, melainkan dari sejauh mana pemerintah mampu menjamin rasa aman bagi warganya di jalanan yang mereka lewati setiap hari.

Warga pun berharap adanya langkah konkret berupa pendataan, penertiban kabel semrawut, hingga koordinasi dengan pihak provider dan instansi terkait agar persoalan ini tidak terus dibiarkan menjadi “hiasan langit kota” yang membahayakan masyarakat.

EDI

Anda mungkin juga menyukai :