banner 336x280

Siap Amankan Mudik Lebaran, Polres Banjar Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026

BANJAR, Bencana.co.id – Polres Banjar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Banjar, Kamis (12/3/2026) sore dan diikuti sekitar 150 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur stakeholder lainnya.

banner 500x350

Apel tersebut dipimpin oleh Walikota Banjar Ir. H. Sudarsono, didampingi Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., serta Danramil 1313/Banjar Mayor Inf Sumadi yang mewakili Dandim 0613 Ciamis.

Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran. Personel yang dilibatkan berasal dari berbagai instansi, di antaranya Kodim 0613 Ciamis, Brimob Batalyon D Tasikmalaya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, serta organisasi masyarakat seperti ORARI, RAPI, dan SENKOM.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh pimpinan apel disampaikan bahwa pengamanan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang setiap tahun membutuhkan kesiapan optimal dari seluruh unsur pengamanan.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Meskipun mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya, seluruh personel tetap diminta meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.

Selain itu, sejumlah kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere diperkirakan turut mendorong meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat selama libur Lebaran.

Untuk itu, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Dalam rangka mendukung pelayanan kepada masyarakat, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis.

Pengamanan juga difokuskan pada sejumlah lokasi prioritas seperti tempat ibadah, lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, hingga bandara.

Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan, sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi di antaranya kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, serta potensi konflik kelompok. Untuk itu, patroli rutin akan terus ditingkatkan khususnya pada titik dan jam rawan.

Pada kesempatan tersebut, Polres Banjar juga memberikan bantuan kepada 15 orang Sahabat Polri yang akan turut membantu pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, rompi keselamatan, serta perlengkapan pengaturan lalu lintas seperti ganjel ban, bendera gatur, dan traffic baton light.

Selain itu, dalam rangka menjaga ketertiban masyarakat, Polres Banjar turut melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil penindakan berupa minuman keras dan knalpot tidak sesuai standar. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 1.156 botol minuman keras dari berbagai merek serta 253 knalpot brong.

Secara umum pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 tingkat Polres Banjar berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Polres Banjar bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. (Rhiena/Humas)

Anda mungkin juga menyukai :