banner 336x280

Langkah Strategis Dilakukan Pemkab Pangandaran Guna Berikan Rasa Nyaman Bagi Pengunjung

PANGANDARAN, Bencana.co.id – Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama instansi terkait menggelar sosialisasi pengaturan libur lebaran bagi para pelaku wisata melakukan penataan kawasan pantai guna menyambut lonjakan wisatawan pada libur Lebaran 2026. Rangkaian langkah ini bertujuan menjaga kenyamanan para pelancong saat menikmati masa liburan di wilayah tersebut.

banner 500x350

Menurut Kadisparbud Dadah Sugitha melalui Kepala Bidang Tata Kelola Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Irna Kusmayanti mengatakan Penataan ini mencakup pengaturan jarak dagang, pembatasan fasilitas sewa, hingga strategi mitigasi bencana di sepanjang pesisir pantai.

Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan wisatawan sekaligus menjaga fungsi ruang publik tetap optimal selama masa libur panjang.

Relokasi Jarak Pedagang dan Pembatasan Fasilitas

“Salah satu poin utama penataan tahun ini adalah penyesuaian posisi pedagang di sepanjang garis pantai, Jarak Aman Sejumlah pedagang yang sebelumnya berjualan di area teduh diinstruksikan untuk mundur sejauh 7 hingga 10 meter. Hal ini bertujuan agar wisatawan memiliki ruang yang lebih luas untuk menikmati pantai tanpa terhalang oleh lapak dagangan,”ujarnya
​​
“Selain kemacetan, faktor keselamatan menjadi alasan utama pelarangan parkir di bahu jalan pantai. Jika bahu jalan penuh dengan kendaraan, maka akses mitigasi bencana akan tertutup total. Oleh karena itu, sterilisasi jalan adalah hal mutlak untuk keselamatan bersama,” ujarnya

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Nana Sukarna mengungkapkan Dalam koordinasi terbaru, pihak berwenang menegaskan bahwa skema rekayasa akan bersifat situasional dengan tetap mengedepankan keseimbangan ekonomi antara pedagang di area pantai dan pasar wisata.

Titik Pantau dan Jam Rawan Kepadatan
Tim gabungan akan memperketat pengawasan di sejumlah titik krusial yang menjadi urat nadi pergerakan kendaraan, di antaranya: Perempatan Matahari/Susi, Area Ajo, Kawasan Polairud, Area Air Mancur

“Petugas akan memberikan perhatian khusus pada jam-jam puncak, terutama saat waktu check-out hotel antara pukul 11.00 hingga 14.00 WIB, guna meminimalisir penumpukan kendaraan yang keluar secara bersamaan,”ungkapnya

Sterilisasi Jalur Pantai Dengan Layanan Shuttle Gratis

Jika lahan parkir internal tidak memadai, kendaraan wajib diarahkan ke titik parkir terpusat yang telah disediakan.

“Selain itu, kami juga Optimalisasi 12 Armada Shuttle Wisata Sebagai bagian dari solusi transportasi yang dioperasikan secara rutin. Setiap unit shuttle memiliki kapasitas 30 hingga 50 penumpang,”jelasnya

Pemerintah menghimbau seluruh pelaku usaha dan wisatawan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama masa libur Idul Fitri. (Rhiena)

Anda mungkin juga menyukai :