SINGKAWANG, Bencana.co.id – Lurah Bagak Sahwa, Feryanto HB, SH., MH., NL.P., secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Unit Pelayanan Kesehatan Tingkat Kelurahan (UPKK) yang diselenggarakan di Kelurahan Bagak Sahwa pada Rabu (29/04/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para Kader Posyandu, ASN dari Puskesmas Singkawang Timur II, serta Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Pontianak yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Feryanto menegaskan empat poin krusial yang harus menjadi prioritas bagi para kader dan tenaga kesehatan dalam menjalankan fungsinya:
1. Maksimalisasi Layanan Gizi: Seluruh kader diminta untuk memaksimalkan pemantauan rutin terhadap capaian kinerja layanan gizi bagi balita yang menjadi sasaran utama layanan di setiap Posyandu.
2. Target 100% Pengukuran & Penimbangan: Lurah menargetkan agar cakupan pengukuran dan penimbangan balita di Posyandu wajib mencapai 100% setiap bulannya tanpa terkecuali.

3. Pelaporan Data Stunting secara Berkala: Pendataan terhadap balita yang memiliki risiko stunting maupun risiko gizi buruk harus dilakukan secara akurat setiap bulan. Data tersebut wajib disampaikan langsung kepada Lurah Bagak Sahwa dan Kepala Puskesmas Singkawang Timur II sebagai dasar langkah intervensi yang cepat dan tepat.
4. Aksi Jemput Bola (Kunjungan Rumah): Guna memastikan target 100% tercapai, Lurah menugaskan setiap Posyandu untuk melakukan kunjungan rumah (door-to-door) bagi warga yang tidak hadir ke Posyandu. Penjadwalan kunjungan ditetapkan pada tanggal 29 dan 30 April 2026, dengan dukungan penuh dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes Pontianak.
“Kesehatan balita adalah investasi masa depan kita. Tidak boleh ada satu pun balita di Bagak Sahwa yang luput dari pemantauan gizi. Jika warga tidak datang ke Posyandu, maka kita yang harus mendatangi mereka,” tegas Feryanto HB di hadapan para peserta.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah kelurahan, Puskesmas Singkawang Timur II, dan para kader semakin solid, terutama dalam upaya nyata menurunkan angka risiko stunting di wilayah Kelurahan Bagak Sahwa.
Johannes Sitorus