Labura, Bencana.co.id – Diduga maraknya pencurian tandan buah segar (TBS) di PTPN IV Kebun Berangir Kecamatan NA IX-IX Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) diminta papam bertindak untuk menangkap pencuri dengan skala besar.
Hal itu disampaikan oleh inisial AM Warga Kampung Berangir Kecamatan NA IX-IX Kabupaten Labuhanbatu Utara pada wartawan, Minggu (11/1/2026).
” Iya bang, sering di sini terjadi pencurian tandan buah segar (TBS) bahkan skala besar, tapi kenapa yang pencuri kecil yang di amankan oleh pihak pengamanan di PTPN IV Kebun Berangir tersebut, skala besarnya kemana,” katanya.
Tak hanya itu, AM juga menambahkan, saya dan sejumlah warga disini menduga kalau kepala keamanan (papam) ikut bermain atau main mata dengan para pencuri tandan buah segar (TBS) skala besar.
” Perkebunan PTPN IV Berangir Kabupaten Labuhanbatu Utara ini cukup luas bang, ada 6 afdeling yang hampir semua di kelilingi perkampungan masyarakat, kami berharap agar kepala keamanan (papam) perkebunan tersebut melakukan penegakan supremasi hukum dengan tidak ada pandang bulu untuk menjaga aset Negara.
Jangan hanya pencuri kecil yang korban untuk dokumentasi supaya kinerja pihak pengaman di anggap berhasil menangkap pencuri. Bahkan, ketika diduga ada orang dalam yang ikut bermain mencuri aset negara agar segera di tindak tegas. Bukan malah sebaliknya terkesan melakukan pembiaran untuk keuntungan pribadi.
Diharapkan kepada papam agar segera melakukan tes urine kepada seluruh pengamanan untuk memastikan tidak ada yang menggunakan narkoba,” pungkasnya.
Menanggapi hal ini, kepala keamanan (papam) perkebunan PTPN IV Berangir Jefri Situmorang ketika di konfirmasi awak media melalui pesan Whats app masih bungkam. Minggu (11/1/2025). (Paris Harahap, S,H).