Singkawang, Bencana.co.id – Aksi damai yang digelar oleh Masyarakat Peduli Singkawang berlangsung aman, tertib, dan kondusif di depan Kantor Kejaksaan Negeri Singkawang, Jalan Firdaus, Selasa (13/1/2026).
Aksi ini mendapat pengamanan langsung dari Kapolres Singkawang, Wakapolres Singkawang, serta personel TNI guna memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan pernyataan sikap yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk intervensi di luar koridor hukum, serta mendukung independensi dan profesionalisme penegak hukum sesuai amanat UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Sebanyak enam orang perwakilan aksi damai diterima secara humanis oleh pihak Kejaksaan Negeri Singkawang untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap secara langsung. Pertemuan berlangsung dengan tertib dan penuh suasana dialogis.
Selain itu, aksi damai ini juga disertai dengan pengaduan masyarakat yang mengatasnamakan Singkawang Cinta Damai kepada Polres Singkawang.

Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan beredarnya sejumlah postingan negatif di berbagai media sosial, baik yang menyasar pribadi Tjhai Chui Mie selaku Wali Kota Singkawang, maupun yang berkaitan dengan proses hukum kasus HPL Pasir Panjang Singkawang.
Koordinator lapangan aksi, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya memang telah melihat dan mengantongi sejumlah tangkapan layar (screenshot) yang diduga memuat konten-konten negatif tersebut.
“Kami memang telah melihat adanya beberapa screenshot atau lembaran-lembaran yang beredar di media sosial dan kami sampaikan pengaduan ini agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Dedi Mulyadi.
Pihak kepolisian menyatakan kehadiran aparat keamanan dalam aksi damai ini bertujuan untuk menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Singkawang.
Aksi damai berakhir dengan tertib, tanpa adanya insiden, dan massa membubarkan diri secara damai usai menyampaikan seluruh aspirasi.
(Edy)