Labura, Bencana.co.id – Aliansi Mahasiswa Masyarakat Berangir (AMMBER) memastikan akan kembali menggelar aksi damai Jilid II di PTPN IV Kebun Brangir Regional II, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Keputusan ini diambil setelah aksi sebelumnya pada Kamis (30/7/2026) tidak membuahkan hasil. Karena Manager PTPN IV Kebun Brangir Seto dinilai tidak menunjukkan itikad baik karena tidak hadir menemui massa.
“Kami kecewa. Aksi kemarin manager tidak mau keluar. Padahal kami datang baik-baik untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Karena itu kami pastikan Jilid II akan segera kami gelar,” ujar Ketua AMMBER Paris Harahap, S,H.,M,H saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).
AMMBER menegaskan aksi Jilid II ini merupakan bentuk desakan agar pihak PTPN IV Kebun Brangir segera membuka ruang dialog dan menyelesaikan persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat sekitar kebun.
Sebelumnya, aksi damai AMMBER sempat diwarnai ketegangan akibat kehadiran sekelompok ibu-ibu yang diduga dihadirkan untuk menghalangi jalannya aksi dan sementara keamanan kebun (Korkam) diduga memprovokasi massa aksi AMMBER.
Untuk terkait pengamanan, Kapolsek NA IX-X AKP Gunawan Sinurat, S.H., M.H. sebelumnya telah menyatakan pihaknya siap mengamankan aksi lanjutan sesuai prosedur hukum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PTPN IV Kebun Brangir, Manager ‘Seto’, belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan AMMBER.
Warga berharap agar manajemen segera merespons agar aksi lanjutan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (Tim- redaksi)