banner 320x100 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135

Terkait BBM Langka, Polsek Bilah Hilir Himbau SPBU Negeri Lama Stop Layani Jerigen Kecuali Nelayan Berbarcode

Labuhanbatu, Bencana.co.id – Menindaklanjuti kelangkaan bahan bakar minyak subsidi yang dikeluhkan warga, Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu melakukan kegiatan preventif ke SPBU 14.227.350 Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, sabtu (6/6/2026) sekira pukul 12.00 WIB.

Sasarannya jelas, memastikan distribusi BBM tepat sasaran, mengutamakan hak masyarakat umum dan nelayan agar tetap bisa melaut mencari rezeki.

Hasil pengecekan SPBU Negeri Lama sebelum turun ke lapangan, personel Polsek Bilah Hilir mendapat informasi adanya pembelian BBM di SPBU Negeri Lama, hasil pengecekan di lapangan didapat data sebagai berikut.

Kuota Bulanan Besar, SPBU 14.227.350 Negeri Lama mendapat kuota per bulan Bio Solar 360 KL atau 360.000 Liter dan Pertalite 240 KL atau 240.000 Liter. Untuk Pertamax dan Dexlite tidak ditentukan, tergantung pemesanan ke Pertamina.

Distribusi Harian, Kuota tersebut didistribusikan rata-rata 12 KL Bio Solar per hari dan 8 KL Pertalite per hari.

Kuota khusus nelayan dari 360 KL Bio Solar, sebanyak 110 KL/bulan direkomendasikan khusus untuk nelayan di Kecamatan Panai Hilir dan Kecamatan Panai Tengah. Kuota ini untuk 109 nelayan terdaftar, dengan jatah 360 Liter sampai 1.500 Liter/bulan tergantung klasifikasi GT kapal dan daya mesin/HP.

Mekanisme Barcode, BBM untuk nelayan direkomendasikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu. DKP yang mendaftarkan nelayan di aplikasi MyPertamina Subsidi Tepat untuk mendapat barcode pengisian BBM subsidi.

Pembelian BBM nelayan dilakukan dengan jerigen dan diangkut truk ke Panai Hilir dan Panai Tengah. Pendistribusian umumnya dilakukan malam hari agar tidak mengganggu antrian BBM umum.

Saat dilakukan konfirmasi kepada Mandor SPBU Robin Manurung mengatakan, di SPBU tidak ada pembelian BBM Pertalite dan Bio Solar pakai jerigen selain untuk nelayan berbarcode dan rekomendasi DKP.

Stok kosong pukul 12.30 WIB
Fakta mengejutkan, saat pengecekan ulang sabtu (6/6/2026) pukul 12.30 WIB, stok BBM di SPBU Negeri Lama sudah nihil semua, Pertalite kosong, Pertamax kosong, Bio Solar kosong, Dexlite kosong.

Kapolsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu AKP Armen Faisal menyampaikan, pihaknya rutin memberikan himbauan kepada pengelola SPBU 14.227.350 Negeri Lama.

“Kami selalu berikan himbauan kepada pihak SPBU 14.227.350 Negeri Lama agar tidak melayani pembelian BBM jenis Bio Solar dan Pertalite dengan memakai jerigen, kecuali untuk nelayan yang sudah mendapat rekomendasi dan mempunyai barcode,” tegas Kapolsek. (Paris Harahap S,H).

Anda mungkin juga menyukai :