banner 320x100 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135

AMMBER Tuding Polsek NA IX-X Polres Labuhanbatu Diduga Tidak Netral Saat Pengamanan Aksi di PTPN IV Brangir

Labura, Bencana.co.id – Aliansi Mahasiswa Masyarakat Berangir (AMMBER) menyoroti kinerja aparat keamanan dalam pengamanan aksi damai di PTPN IV Kebun Brangir II, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (30/7/2026).

Dalam aksi tersebut, AMMBER mengalami penghalangan oleh sekelompok ibu-ibu istri pekerja kebun. Di tengah situasi itu, AMMBER menilai aparat dari Polsek NA IX-X Polres Labuhanbatu tidak bersikap netral.

” Kami menduga aparat yang bertugas justru lebih melindungi dan membela pihak kebun. Padahal tugas mereka adalah mengamankan dan menjamin agar aspirasi kami bisa tersampaikan sesuai UU,” ujar Ketua AMMBER, Paris Harahap, S.H., M.H.

Menurut Paris, sikap aparat yang diduga tidak netral itu justru menambah potensi gesekan di lapangan. Seharusnya, kata dia, aparat hadir sebagai penengah dan penjamin keamanan bagi semua pihak.

“Kami bukan anti aparat. Kami hormat. Tapi kami minta Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya,S,I,K.,M,si mengevaluasi anggotanya di Polsek NA IX-X. Aparat harus profesional, humanis, dan tidak memihak,” tegasnya.

AMMBER mengacu pada UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan Perkap No. 16 Tahun 2006 tentang Pengamanan Unjuk Rasa, yang mengamanatkan polisi bersikap netral dalam setiap pengamanan aksi.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek NA IX-X AKP Gunawan Sinurat,S,H.,M,H belum dapat dikonfirmasi terkait tudingan tersebut. Pihak Polres Labuhanbatu juga belum memberikan keterangan resmi.

AMMBER menyatakan akan melayangkan surat pengaduan resmi ke Propam Polres Labuhanbatu agar dilakukan pemeriksaan internal terhadap personel yang bertugas. (Tim-redaksi)

Anda mungkin juga menyukai :