Labuhanbatu, Bencana.co.id – Terendus aroma bau busuk pencurian beberapa waktu yang lalu diduga di lakukan oleh oknum security PT JWM yang bekerja di PTPN IV Unit Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu yakni inisial LS.
Pasalnya, LS yang diduga tertangkap tangan oleh centeng kebun PTPN IV Unit Ajamu terkesan tidak terkena sanksi dari PT JWM atau dari perkebunan PTPN IV Unit Ajamu, untuk itu diminta Badan Pengawas atau Dewan Komisaris untuk usut tuntas terkait diduga pencurian buah kepala sawit dan sejumlah security gunakan narkoba jenis sabu.
Permintaan itu di sampaikan salah seorang warga Ajamu Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu dengan identitas minta di rahasiakan pada wartawan. Senin (7/7/2025).
“ Iya bang, LS sebagai security dari PT JWM yang bekerja di PTPN IV Unit Ajamu, LS itu ditangkap oleh centeng kebun PTPN lantaran ketahuan mencuri buah kelapa sawit, Tapi kenapa tidak terkena sanksi dari pihak pimpinannya atau dari perkebunan PTPN IV Unit Ajamu ya bang, Atau jangan- jangan sudah damai tempat (86) oleh oknum- oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi untuk memperkaya diri,” ucapnya.
Tak hanya itu. Sumber juga menambahkan. Selain diduga mencuri buah kelapa sawit di perkebunan PTPN IV Unit Ajamu, Sejumlah security pun diduga kerap kali mengisap narkoba jenis sabu saat bekerja di lapangan bersama komplotan para pencuri sawit (Ninja) yang siap beraksi yang dapat merugikan Negara dan mafia minyak kotor (MIKO) inisial BC.
“ Memang parah bang, Cara bermain para oknum- oknum tersebut di perkebunan PTPN IV Unit Ajamu ini, yang diduga banyak mafianya bang. Semoga sajalah Badan Pengawas atau Dewan Komisaris turun tangan untuk PTPN IV Unit Ajamu agar segera melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja dari sejumlah karyawan yang nakal, termasuk kegiatan operasional di kebun dan pabrik kelapa sawit agar memberikan rekomendasi perbaikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN IV Unit Ajamu Kelvin Harianja ketika di konfirmasi awak media, Minggu (6/7/2026) mengatakan.
” Selamat siang pak, terimakasih atas informasinya. Perihal hal diatas akan saya informasikan ke pihak pengamanan dan pihak ketiga untuk dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti apabila terbukti menggunakan narkotika.
Untuk karyawan sendiri saat ini sudah mengisi surat bebas narkoba dan menunggu instruksi kantor pusat untuk melakukan tes. Inisial LS yang dimaksud itu yang mana ya pak karna beberapa tsk banyak yang menggunakan nama inisial. Amin, terimakasih pak. Kiranya bapak dan keluarga juga dalam keadaan sehat selalu,” tulisnya.
Menanggapi hal ini, Pimpinan security dari pihak PT JWM (Korkam) Alwan Sianturi ketika di konfirmasi awak media melalui via telpon seluler, Minggu (6/7//2025) mengatakan.
” Mungkin sebelum aku, Sewaktu permasalah itu terjadi, Masalah narkoba saya kan belum masuk, Kemarin ada 1 orang tapi kan dia sudah berhenti sudah risent, Tapi mengenai pencurian itu tak tau juga lah itu bang, Begitu aku masuk di sini tidak ada laporan.
Kalau mengenai tes urine itu akan ku lanjutkan ke atas bang karena itu bukan ranah kita, Nanti mungkin dari atas di ajak orang BNN dan kalau ada informasi dari media aku terpaksa lah ke atas bang.
Terkait salah seorang security yang diduga mencuri buah kelapa sawit inisial LS, Korkam akan mengkonfirmasi dengan danton Sori Harahap karena kan dia disana monitor itu,” Pungkasnya. (Paris Harahap, S,H)