banner 320x100 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135 banner 150x135

Bupati Labusel Belum Tanggapi Kritik Warga di HUT ke-18 tahun 2026, “Jadikan Kritik Bahan Evaluasi”

Labusel,Bencana.co.id – Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) tahun 2026 menjadi momentum refleksi bagi Bupati dan Wakil Bupati Labusel. Di usia yang menginjak dewasa, sejumlah warga menyampaikan sejumlah catatan dan kritik kepada pemerintahan daerah.

Kritik tersebut ditujukan kepada kepemimpinan Bupati Fery Sahputra Simatupang, S.H. dan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, S.H. Beberapa isu yang menjadi sorotan, warga menilai lambatnya pelayanan publik, kondisi infrastruktur jalan di desa yang masih memprihatinkan, serta minimnya dukungan terhadap UMKM dan lapangan kerja.

” Kami tidak bermaksud menolak. Ini murni kritik membangun di hari jadi Labusel. Harapan kami, di usia 18 tahun ini pemerintah bisa lebih hadir dan merata, bukan hanya di perkotaan saja,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (23/7/2026).

Sehubungan dengan kritik dan harapan masyarakat tersebut, Bencana.co.id telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang, S.H. melalui pesan tertulis.

Hingga berita ini diterbitkan, Kamis (23/7/2026) pukul 10.00 WIB, belum ada tanggapan resmi dari orang nomor satu di Labusel tersebut.

Ketiadaan tanggapan ini disayangkan warga, mengingat HUT ke-18 seharusnya menjadi momen keterbukaan antara pemerintah dan masyarakat.

” Harusnya momentum HUT ini dipakai untuk mendengar. Kami tunggu itikad baik dari Bupati Labusel untuk menjawab keresahan masyarakat,” tambah warga lainnya.

Ke depan, masyarakat berharap Pemkab Labusel di bawah kepemimpinan Fery-Syahdian dapat menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi untuk mewujudkan Labusel yang lebih maju, adil, dan sejahtera.(IP/9)

Anda mungkin juga menyukai :