banner 336x280

Lestarikan Budaya Melayu, Pemkot Singkawang Buka Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur’an Tingkat SMP/MTs 2026

SINGKAWANG, Bencana.co.id – Suasana religius dan kental dengan nuansa adat Melayu menyelimuti Rumah Adat Melayu Balai Serumpun pada Kamis, 12 Februari 2026 (24 Sya’ban 1447 H). Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka kegiatan Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur’an Tingkat SMP/MTs se-Kota Singkawang.

banner 500x350

​Acara bergengsi yang memperebutkan Piala Bergilir Walikota Singkawang ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Singkawang, Bapak Asmadi, S.Pd., M.Si.

​Sinergi Budaya dan Religi

Dalam sambutannya, Kadisdikbud menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan upaya nyata pemerintah untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an serta melestarikan tradisi lokal “Belarak” kepada generasi muda, khususnya pelajar tingkat menengah.

​”Kegiatan ini adalah wujud implementasi pendidikan karakter. Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki akhlakul karimah dan cinta terhadap warisan budaya nenek moyang,” ujar Kadisdikbud di hadapan para peserta.

​Kemeriahan Acara

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa:
• ​Prosesi Belarak: Para peserta tampil memukau dengan pakaian adat Melayu yang berwarna-warni, lengkap dengan atribut khas seperti kembang manggar dan iringan musik tradisional.
•​ Khataman Al-Qur’an: Peserta mengikuti prosesi khataman dengan khidmat, melantunkan ayat-ayat suci sebagai simbol kelulusan dalam menuntaskan bacaan Al-Qur’an.
•​ Kehadiran Tokoh: Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa-siswi pendamping dari berbagai sekolah di Singkawang.

​Harapan ke Depan

​Melalui lomba ini, diharapkan muncul bibit-bibit generasi qur’ani yang mampu menjaga marwah Kota Singkawang sebagai Kota Tertoleran, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Kegiatan yang berlangsung di bawah naungan tema “Marhaban Ya Ramadhan” ini juga menjadi momentum penyambutan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang tinggal menghitung hari.

(Johanes Sitorus)

Anda mungkin juga menyukai :