Singkawang Timur, Bencana.co.id – Keamanan di wilayah Singkawang Timur kembali dipertanyakan. Aksi begal terjadi secara terang-terangan di lingkungan Kuburan Katolik Nyarumkop, Selasa malam sekitar pukul 21:00 WIB, menambah daftar panjang pengabaian terhadap kawasan rawan kriminalitas.
Korban berinisial “R” remaja asal Teradu, harus menjadi korban kebrutalan pelaku begal saat melintas di lokasi yang gelap, sepi, dan nyaris tanpa pengawasan aparat. Kondisi tersebut seolah menjadi “surga” bagi pelaku kejahatan untuk beraksi tanpa rasa takut.
Ironisnya, kawasan kuburan Nyarongkop sudah lama dikenal warga sebagai titik rawan, terutama pada malam hari. Penerangan jalan sangat minim, sementara patroli kepolisian hampir tidak pernah terlihat. Namun, peringatan warga seakan tak pernah digubris hingga akhirnya kembali memakan korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan trauma.Masyarakat menilai kejadian ini bukan sekadar kriminal biasa, melainkan cermin lemahnya perhatian aparat dan instansi terkait terhadap keselamatan warga. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin korban berikutnya akan kembali berjatuhan.
Warga mendesak pihak kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku begal, sekaligus melakukan evaluasi serius terhadap sistem pengamanan di Singkawang Timur, khususnya di lokasi-lokasi gelap dan sepi seperti area pemakaman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, sementara keresahan warga terus meningkat.
Kontributor : Edy