Singkawang, Bencana.co.id – Kegiatan kebangsaan untuk memelihara toleransi di kota Singkawang yang diselenggarakan oleh FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) bertempat di cafe Pinggir Sungai dan dihadiri 28 instansi, paguyuban dan universitas, Rabu (26/11/2025).
Acara dimulai dengan menyanyikanForum Pembauran Kebangsaan Kota Singkawang Gelar Dialog Kebangsaan Dengan Tema Memelihara Toleransi Kota Kita lagu kebangsaan Indonesia “Indonesia Raya” kemudian dilanjutkan dengan doa dan lagu Mars Kita Singkawang dan Mars FPK.
Sambutan singkat dari Ketua FPK Jamaan Elvi Eluwis SH. MH menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun kami laksanakan. ada beberapa kali ada kunjungan dari FPK luar Kota Singkawang seperti dari FPK Surabaya.
Perlu saya sampaikan bahwa FPK ini dibentuk dengan Permendagri kemudian Pergub baru kemudian Perwako sehingga Forum Pembauran Kebangsaan ini mendapat SK dari Walikota Singkawang.
Sumber dana dari hibah Pemkot dan tahun ini kami FPK mendapat anggaran ke dua kali, meskipun jauh dari harapan yang dianggarkan.
Melalui dialog ini bersama para narasumber yang kompeten, kita berharap muncul gagasan baru, pemikiran konstruktif serta rumusan aksi nyata untuk memajukan budaya toleran di kota Singkawang.
Lanjut Jamaan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan akan terus mengawal untuk menjaga situasi dan kondisi kota Singkawang agar kita Singkawang Tetap harmoni. Artinya perbedaan adalah kekayaan untuk terus kita kembangkan agar selalu terpelihara kerukunan dan memiliki sikap toleransi sesama suku, agama dan ras. Ucapnya

Mari kita semua elemen masyarakat, paguyuban, ormas dan instansi pemerintah tetap menjaga toleransi sesama umat beragama, suku dan ras untuk hidup rukun dan harmonis.
Sambutan Walikota diwakili oleh asisten I Drs. Bapak Yulianus. M.T menyampaikan permohonan maaf Ibu Walikota atas ketidakhadirannya, karena ada tugas yang tidak bisa diwakilkan. Walikota juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Forum Pembauran Kebangsaan ini agar bersama pemerintah menjaga dan mempertahankan Singkawang sebagai Kota Tertoleran, walaupun untuk saat ini kota Singkawang berada di urutan kedua.
Mengenai anggaran yang tadi disinggung oleh ketua FPK pemerintah mengakui bahwa tahun ini pemberian hibah masih belum sesuai karena ada pemangkasan dari pusat sehingga pemerintah tidak bisa berbuat banyak, semoga tahun depan kita diberi kepercayaan penuh anggaran dari pusat maka kami akan menganggarkan sesuai dengan pengajuan.
Acara Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) ini di hadirkan 4 orang Narasumber seperti:1. Messy Tandora SH. MH (DPRD)2. Drs. Yulianus M.T (Asisten I)3. Ashari M.Si (Ketua FKUB)4. Jamaan Elvi Eluwis SH.MH ( Ketua FPK)
Menurut Messy Tandora SH MH, masyarakat atau mahasiswa serta pemuda-i harus memahami Pembauran Kebangsaan seperti ini Pembaruan kebangsaan adalah proses perubahan dan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan bangsa, termasuk politik, ekonomi, sosial, dan budaya, untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari pembaruan kebangsaan adalah untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil, demokratis, dan sejahtera.
Pembaruan kebangsaan adalah proses yang terus berlanjut dan memerlukan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat kota Singkawang untuk mencapai kemajuan kerukunan, toleransi dan kesejahteraan masyarakat.
Kontributor : Johannes Sitorus