Labuhanbatu, Bencana.co.id – Perusahan Listrik Negara (PLN) Cabang Kota Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu mendapat Kecaman dari warga karena PLN dinilai sudah membuat rakyat susah dengan mematikan lampu mereka.
Pasalnya, hingga kini. PLN Cabang Kota Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu hingga saat ini lampu tak kunjung hidup hampir 3 jam lamanya di mulai pukul 18.45 wib sampai 22.00 wib. hingga warga pun resah dan masih menunggu.
Akibatnya, banyak warga yang terkena dampak akibat pemadaman listrik tersebut, bahkan di Kantor Kepolisian Polres Labuhanbatu yang diketahui memberikan pelayanan masyarakat ikut padam.
“Apakah perusahaan PLN tersebut rugi, apakah karena sudah bisa ngutang saat beli Token? warga pun terheran-heran. PLN perusahaan BUMN diminta agar bekerja lebih baik, warga menilai diduga ada yang sedang merasuki hati dan pikiran oknum-oknum di perusahaan tersebut,” ungkap Wak Ucok pada Wartawan, jum’at (22/5/2026), malam
Lebih kesalnya, tambah Wak Ucok saat memasuki Sholat Magrib listrik pun terkadang di padamkan tanpa tau apa penyebab nya.
“Mematikan lampu sama saja membuat rakyat susah, hidup rakyat! PLN milik Negara bersih dari KKN,” pungkasnya.
Dikutip dari grup Facebook Kabar Labuhanbatu, Jum’at (22/5/2026) mengatakan informasi pukul 18.45 terjadi Block out sistem Sumbagut. Informasi tersebut berasal dari UPT.
“Informasi ada gangguan sistem yang menyebabkan padam menyeluruh Kabupaten Labuhanbatu, Labura, serta sebagian Kabupaten Asahan,” tulisnya.
Hingga berita ini di kirim ke meja redaksi, pihak dari Polres Labuhan batu dan PLN Cabang Kota Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu belum memberikan keterangan apapun, walaupun Wartawan ini sudah menghubungi Melalui telpon seluler, namun tidak tersambung. (Paris Harahap, S,H)