banner 336x280

Peringati HUT ke-24 Kota Singkawang Digelar Sederhana dan Penuh Makna

Singkawang, Bencana co.id – Perayaan Hari Jadi ke-24 Pembentukan Kota Singkawang digelar sederhana tapi tetap penuh makna di Halaman Kantor Wali Kota, Jumat (17/10/2025). Meski tanpa acara besar, suasana upacara berlangsung khidmat dan hangat, diikuti ratusan ASN bersama jajaran Forkopimda beserta Ketua DAD ( Dewan Adat Dayak ) Kota Singkawang Bapak Drs.Stepanus dan masyarakat Singkawang.

banner 500x350

Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi Wakil Wali Kota, Muhammadin. Dalam acara itu, keduanya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap semangat membangun kota meski perayaan kali ini dilakukan dengan sederhana.

Walikota Tjhai Chui Mie menyebutkan, konsep sederhana ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota mengikuti arahan Kementerian Dalam Negeri yang meminta daerah menunda kegiatan seremonial yang berpotensi memboroskan anggaran.

“Pelaksanaan Hari Jadi ke-24 Pemkot Singkawang mengikuti instruksi Mendagri agar kita melakukan penghematan. Karena itu, tahun ini kita rayakan secara sederhana,” Tegasnya.

Namun, di balik kesederhanaan itu, ia menyebut perayaan tetap sarat makna. Menurutnya, esensi utama dari Hari jadi Kota Singkawang bukan pada kemeriahan acara, tapi pada rasa syukur dan kebersamaan.

“Meski sederhana, maknanya tetap besar bagi kita semua. Ini jadi momen untuk mempererat kebersamaan dan rasa cinta terhadap Kota Singkawang,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, sejumlah kegiatan yang digelar menjelang hari jadi turut memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM. Beragam agenda seperti Mooncake Festival, turnamen olahraga, gerakan pangan murah, hingga Pekan Kebudayaan Daerah dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya.

“Semua kegiatan itu bukan hanya menumbuhkan ekonomi, tapi juga jadi sarana edukasi agar masyarakat makin mencintai dan bangga dengan kotanya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang bisa merusak keharmonisan antarwarga. Ia mengajak seluruh warga menyebarkan hal-hal positif tentang Kota Singkawang.

“Kita jangan mudah terprovokasi. Lebih baik fokus menyampaikan hal-hal baik dan mempromosikan Kota Singkawang,” tegasnya.

Kontributor Johannes Sitorus

Anda mungkin juga menyukai :