Labuhanbatu, Bencana.co.id – Asap kebakaran di Jalan Ikabina, Kelurahan Sioldengan, Rantau Selatan memang sudah padam. Tapi duka dan puing-puingnya masih menyisakan luka bagi pemilik rumah.
Di tengah reruntuhan itu, seragam cokelat Polres Labuhanbatu hadir bukan untuk menilang. Sabtu 13/6/2026, mereka datang membawa sapu, sekop, dan empati.
Dipimpin langsung Wakapolres Labuhanbatu KOMPOL PS. Simbolon, S.H., sekitar 30 personel turun ke lokasi. Bukan apel seremonial, tapi langsung terjun angkat material hangus bersama warga dan Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu.
Sebelum kerja dimulai, Kasat Samapta AKP K. Hutagalung, S.H., M.H. pimpin apel kesiapan. Setelah itu koordinasi singkat dengan pemilik rumah. Lalu, tanpa membedakan pangkat, polisi, ASN, kepala lingkungan, sampai warga bahu-membahu membersihkan puing yang masih berserakan.
Dengan semangat gotong royong, sisa-sisa bangunan yang luluh lantak diangkut ke truk DLH untuk dibuang ke tempat semestinya. Debu beterbangan, keringat bercucuran, tapi tidak ada yang mengeluh.
Di sela kegiatan, Wakapolres KOMPOL PS. Simbolon, S.H. bersama Ps. Kabag Ops AKP Rasidin, S.H. meninjau langsung. Bagi Wakapolres, ini bukan sekadar “kerja bakti”.
“Kami turut merasakan duka yang dialami keluarga korban kebakaran. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk membersihkan puing-puing pasca kebakaran, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat. Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban korban dan memberikan semangat untuk kembali bangkit,” ujarnya tulus.
Aksi kemanusiaan ini disambut haru pemilik rumah dan warga sekitar. Kehadiran polisi yang biasanya identik dengan penegakan hukum, kini dirasakan langsung manfaatnya sebagai saudara saat susah.
Melalui kegiatan ini, Polres Labuhanbatu menegaskan, mereka tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan. Tapi juga mitra dan keluarga bagi masyarakat yang tertimpa musibah. (Paris Harahap, S.H)